Contoh-contoh Gerakan Sosial Baru

Gerakan Serikat pekerja, awalnya gerakan ini sangat ditentang oleh pihak perusahaan tempat saya bekerja namun karena didukung Undang-undang dan keadaan yang sangat membutuhkan jadi pihak perusahaanpun tidak bisa menolak maupun melarang gerakan ini, Serikat pekerja dibentuk karena pihak perusahaan tempat saya bekerja sering mengabaikan hak-hak karyawan, diantaranya hak mendapatkan keadilan dan perlindungan hukum, maka atas dasar itu dibentuklah serikat pekerja yang bertujuan untuk melindungi hak-hak pekerja.
Gerakan sosial baru dalam bidang lingkungan di sekitar rumah saya adalah program pemerintah DKI Jakarta, yaitu Jakarta Green & Clean, yang dibentuk sekitar tahun 2007.Bentuk program ini adalah pengelolaan sampah melalui Bank Sampah. Bank sampah merupakan konsep pengelolaan sampah yang dipilah antara sampah organik dengan non organik dan memiliki manajemen layaknya perbankan tapi yang ditabung adalah sampah.Bank Sampah awalnya digagas pertama kali oleh Bapak Bambang Suwerda dari Bantul, Yogyakarta (http://bit.ly/2vMxhU7)
Bank Sampah yang terdapat di sekitar rumah saya, beralamat di  Delima III nomor 190, Kelurahan Malaka Sari, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Bank Sampah Malaka Sari ini berstatus Gold dan sudah memiliki 300 Nasabah. Bank sampah ini berdiri sejak tahun 2008. Meskipun saya belum menjadi nasabah dari bank sampah ini, namun saya sangat mengapresiasi atas gerakan bank sampah ini sebagai gerakan sosial baru di bidang lingkungan yang memiliki dampak positif terhadap pengelolaan sampah di Jakarta. Dengan adanya pengelolaan sampah seperti ini, saya dan warga Jakarta lainnya bisa menyelamatkan lingkungan dari sampah yang tidak terolah dengan baik dan semoga dapat menghilangkan kebiasaan buruk dalam membuang sampah sembarangan.
Gerakan Sosial  Baru  dapat dikaitkan  dengan Gerakan Peduli Lingkungan  karena  akan  berpengaruh  positif  yang  dapat  melindungi  lingkungan  dari  kerusakan  yang  lebih  parah. Akhir-akhir  ini  banyak  permasalahan  lingkungan  yang  terjadi di  kalangan  masyarakat  kita, seperti  kekeringan, penyakit  DBD,Diare, Penyakit  Kulit, Bahkan  banjir  yang  mengakibatkan  banyak  korban  yang  meninggal.Dalam  hal  ini kita  sebagai masyarakat   Indonesia  belum  maksimal  peduli  terhadap  gerakan   Sosial  yang  sudah  dicanangkan  Pemerintaha seperti  Gerakan menanam satu pohon.PemeriDntah  punya  tujuan  membuat  program  tersebut, walaupun  tidak  dirasakan  saat  ini, tetapi  kelak  anak  cucu kita/generasi penerus  akan  merasakan  setiap  kepedulian  kita terhadap  Lingkungan. 
Gerakan  Sosial  di  Desa  Saya  Kolisia  yaitu  Gerak  Serempak  bagi  Kaum  Muda  dalam  Mencegah  Penyakit  Berbahaya HIV  maupun  Penyakit  lainnya, bahkan  gerakan ini  dilatih  untuk  bagaimana  mempersiapkan diri  untuk  masuk dalam sebuah  perkawinan. Kerjasama dengan  Dinas  Kesehatan  Kab. Sikka, LSM PLAN Sikka,  Para Pemuda  ini  di latih  dan  dibimbing  secara  khusus  dalam mencegah Penyakit-penyakit  berbahaya  dan  kegiatan  lainnya. Setiap  minggu  para  pemuda  Kolisia  berkumpul  dan  mensosialisasikan  Gerak Serempak  tersebut, dan  sudah  dirasakan  sangat luar biasa oleh masyarakat  Desa Kolisia  karena  para  Pemuda  Kolisia  tidak  lagi  gadung-gadungan, mabuk-mabukan, pesta pora, mengunjungi tempat hiburan  malam. sehingga  dilingkungan  masyarakat  Kolisia  sudah  aman ,tertib, dan damai  berkat  Gerakan  Sosial  ini.
Gerakan sosial (social movement) adalah aktivitas sosial berupa gerakan sejenis tindakan sekelompok yang merupakan kelompok informal yang berbentuk organisasi, berjumlah besar atau individu yang secara spesifik berfokus pada suatu isu-isu sosial atau politik dengan melaksanakan, menolak, atau mengkampanyekan sebuah perubahan sosial.
Contohnya: Dilingkungan tempat saya tinggal para aparat setempat melakukan pengolahan sampah. Warga setempat pun ikut berpartisipasi dan saling kerja sama dalam kegiatan pengolahan sampah tersebut. Sampah tersebut dibagi menjadi dua: sampah organik dan sampah anorganik .Sampah organik diolah menjadi pupuk kompos dan diperjual belikan, hasilnya digunakan untuk kepentingan warga bersama, sedangkan sampah anorganik diolah menjadi barang yang bermanfaat seperti tas, dompet, dan lain lain.

Didaerah lingkungan tempat tinggal saya sering terjadi pencurian pada malam hari saat masyarakat sedang tertidur, ini membuat resah masyarakat sekitar pada saat jam tidur, dan disini masyarakat sekitar komplek peduli akan keamanan lingkungan saat malam hari. 
masyarakat  bergerak menyusun jadwal jaga  (ronda malam) dan membuat organisasi pada tempat daerah saya tinggal. dan pada saat malam hari masyarakat tidak resah lagi karna sudah ada gerakan sosial dari masyarakat tersebut
keamanan dan kenyaman dalam gerakkan sosial.
 

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Contoh-contoh Gerakan Sosial Baru"

Posting Komentar