Cara Seting mikrotik Load Balance PCC di Mikrotik


Dikesempatan kali ini aku akan sharing cara menggabungkan 2 koneksi internet menggunakan mikrotik dengan metode load balance PCC.
Load balance pada mikrotik yaitu menggabungkan 2 sumber internet yang berbeda bisa difungsikan untuk menambah kecepatan jaringan atau sebagai backup jaringan jika salah satu sumber internet bermasalah.

Langsung saja kita praktek, pertama disini akan saya jelaskan dulu topologi jaringan yang digunakan


Sumber internet pertama (ISP1) menggunakan router ZTE F609 dengan IP 192.168.1.1

Sumber internet kedua (ISP2) menggunakan router Huawei HG8245H5 dengan ip 192.168.2.1 
Dan mikrotik yang saya gunakan adalah RB951Ui-2HnD. 
 
Pada port ether 1 mikrotik disambungkan ke router ZTE (isp1). 
Dan port 2 mikrotik disambungkan ke router Huawei (isp2). 
Port 1 dan 2 menjadi WAN (sumber internet). 
Dan port 3, 4, 5 kita bridge sebagai penyebar atau outpot dari 2 koneksi yang digabung.

STEP 1 - RESET KONFIGURASI DEFAULT MIKROTIK


Sambungkan kabel lan dari laptop ke port 3 mikrotik.
Buka winbox dan login. Pilih system
Pilih reset configuration lalu centang No Default Configuration dan klik reset configuration

STEP 2- MENANDAI 2 SUMBER INTERNET (2 ISP)

Sambungkan kabel lan dari ISP 1 ke port 1 mikrotik. Dari ISP 2 ke port 2 mikrotik
Kabel lan dari laptop tetap terhubung ke port 3 mikrotik
Buka winbox dan login. Klik interfaces
Double klik ether1 kita ganti namanya menjadi ether1-HUAWEI
Double klik ether2 ubah menjadi ether2-ZTE
Diatas hanya contoh kamu bisa menggunakan nama yang berbeda

STEP 3 - MENAMBAHKAN LAN 3,4,5 KE BRIDGE

Selanjutnnya kita gabungkan ether 3, 4, 5 menjadi bridge.
Klik bridge, klik icon tambah
Name bridge1 bisa kalian ubah, jika sudah klik apply dan ok
Klik ports disamping bridge
Klik icon tambah
Interface ganti menjadi ether3, lalu apply dan ok
Ulangi langkah diatas untuk menambahkan port 4 dan 5 ke bridge

STEP 4 – MENYALAKAN 2 SUMBER INTERNET

Klik IP dan pilih DHCP Client
Klik icon tambah
Pada interface pilih ether1-HUAWEI, Use Peer DNS dan Peer NTP tidak dicentang. Add Default Route pilih No lalu klik apply dan ok.
Klik icon tambah, interface ganti menjadi ether2-ZTE. Jangan centang Use Peer DNS dan Peer NTP, default route pilih no lalu apply dan ok.

STEP 5 – SET DNS SERVER

Pilih IP dan klik DNS
Klik kolom pada server masukan dns google
Isi 8.8.8.8 dan 8.8.4.4
Allow remote request centang lalu klik apply dan ok

STEP 6 – MENYALURKAN INTERNET KE BRIDGE

Caranya klik IP dan pilih addresses 
Klik icon tambah
Pada kolom address masukkan 10.0.0.1/24
Network isi 10.0.0.0
Interface ubah menjadi bridge1

STEP 7 – MENYALAKAN DHCP SERVER BRIDGE

Pilih IP dan klik DHCP Server
Klik DHCP Setup
DHCP Server Interface ubah menjadi bridge1 lalu klik  next
DHCP Address Space : 10.0.0.0/24 dan klik next
Gateway for DHCP Network : 10.0.0.1 dan next
Addresses to Give Out : 10.0.0.2-10.0.0.254 dan klik klik next
DNS Server abaikan saja dan klik next
Lease Time : 00:10:00 dan next

Sampai tahap ini setingan dasar mikrotik sudah selesai. Selanjutnya kita tinggal copy paste script load balance PCC.

Pergi ke load balance  pcc generator by buananet atau klik disini
Select Number Your ISP Line : Pilih 2 Line ISP
Masukkan “ether1-HUAWEI” dikolom WAN ISP-1 dan "192.168.2.1" di kolom GATEWAY ISP-1
Masukkan  ether2-ZTE” dikolom WAN ISP-2 dan "192.168.1.1" di kolom GATEWAY ISP-2
Lalu klik generate lalu  klik copy script.

Buka winbox dan login, pilih NEW Terminal

Pada kotak terminal klik kanan pada mouse dan pilih paste
Lalu tekan enter 3x
Sampai disini langkah setting load balance pcc mikrotik sudah selesai. 
Selanjutnya tinggal sambungkan akses point/switch hub/router/modem tambahan ke port 3, 4, 5 dimikrotik.

0 Response to "Cara Seting mikrotik Load Balance PCC di Mikrotik"

Posting Komentar